NU Bogor Minimalisir Radikalisasi Agama

E-mail Print PDF
User Rating: / 1
PoorBest 

bekuan komunikasi lintas iman membuat Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama tergerak untuk melakukan upaya Gerakan Deradikalisasi Agama, ini sejalan dengan implementasi dari Islam yang rahmatan lilalamin, hal tersebut disampaikan oleh ketua PCNU Kabupaten Bogor KH.Romdon dalam seminar Deradikalisasi Agama Berbasis Tokoh Lintas Agama di hotel Grand Orri Citeureup Bogor, Romdon bahkan mengatakan bahwa kegiatan ini hanyalah satu daru rentetan kegiatan yang sudah, sedang dan akan dilakukan “ upaya –upaya ini sudah lama dilakukan, bahkan sudah pada fase aksi bersama dalam bentuk kegiatan-kegiatan social misalkan pengobatan missal,donor darah dan istbat nikah missal” tegasnya

Ditempat yang sama, Kasubdit Kesbangpol Kementrian Dalam Negeri , Mohamad Saudi , mengatakan dalam sambutan keynote nya, bahwa ia percaya bahwa NU Bogor punya komitmen kuat terhadap kehidupan beragama, menjaga keseimbangan, keberagaman dan toleransi terhadap para pemeluk agama lain, “Maka kementrian Dalam Negeri sangat support terhadap kegiatan seperti ini” imbuhnya, menurut Saudi, NU Bogor punya rekam jejak yang bagus terhadap upaya kerukunan beragama.

Sementara itu , KH.Mahbub Ma’afi mengatakan bahwa NU sangat menghargai keberagaman, lebih jauh mahbub mengatakan pentingnya peran kyai dalam membendung radikalisasi agama , sebab para kyailah yang dapat melakukan pencerahan dan melakukan pengajaran yang benar terhadap ajaran-ajaran agama “keberadaan kyai jangan hanya untuk pemadam kebakaran saja, jika sudah terjadi baru para kyai diminta untuk meredakan”tegas Mahbub,

Dalam rangka memecah kebekuan komunikasi lintas iman ini, Mohammad Miqdad, Direktur Eksekutif Titian Perdamaian mengatakan bahwa banyak strategi dalam upaya menjalin kebekuan komunikasi ini, misalnya dengan terus intensnya pertemuan pertemuan informal antar tokoh agama,” tidak perlu terlalu serius, bicara hal-hal yang ringan, tentang bola,humor, musik dan hobi masing-masing saja, bias dibayangkan misalnya Kyai/Ust, Romo,Pendeta dan Bikhu duduk bersama sambil ngopi, bicara hal-hal diatas, ini sudah mencerminkan toleransi” Jelasnya.

Sementara itu Ketua Panitia Seminar, Akhsan Ustadhi mengatakan kegiatan ini adalah rangkaian kegiatan yang akan dilakukan untuk workshop lintas iman di Bukit Hambalang Bogor yang sebelumnya akan dilakukan pembukaan di Sentul International Convention Center ( SICC ) pada Bulan Agustus nanti. Seminar di selenggarakan di Hotel Grand Orri Citeureup Bogor (12/07/2014) dihadiri oleh tokoh-tokoh agama sebogor ini diantaranya Romo Hendro dari Keuskupan Bogor, I Made dari Parishada Hindu, Pdt.Aria Hadiwinata dari PGI , dan para tokoh Budha da Kong Hu Chu

 Total Dibaca: 2324 kali.

Statistik Web

chCounter: MySQL error!
Error number: 0

Script stopped.